Keterlibatan Siswa dalam PBM

untuk Guru dan Mahasiswa Calon Guru

Monday, August 6, 2012

Keterlibatan Siswa dalam PBM

3 Jenis Keterlibatan Siswa dalam Proses Pembelajaran (PBM)

Sebagaimana telah diuraikan dalam tulisan sebelumnya di blog http://penelitiantindakankelas.blogspot.com ini beberapa waktu yang lalu tentang kondisi dan asas tentang belajar, bahwa keterlibatan siswa dalam belajar adalah salah satu aspek penting dalam proses belajar mereka. Karenanya, guru perlu merancang pada tingkatan mana keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang akan dilaksanakannya. Pada dasarnya, ada 3 (tiga) jenis keterlibatan siswa dalam suatu proses pembelajaran, yaitu:

Interaksi aktif siswa dengan guru

Pada jenis interaksi ini, guru dapat menyiapkan pertanyaan yang akan digunakan di berbagai kesempatan selama penyajian lisan;  guru mendorong dan mengarahkan siswa untuk menjawab dan berdiskusi dengan seluruh anggota kelas. Guru menentukan kapan menghentikan sementara penyajian visual (sering pada akhir sebuah bagian, atau akhir dari informasi yang disajikan tentang suatu konsep), lalu mengajukan pertanyaan untuk mengukur pemahaman dan mendorong terjadinya diskusi.

Kerja di tempat

Pada jenis keikutsertaan ini, guru mendorong siswa untuk mencatat sehingga mereka akan menangkap butir-butir penting dalam penyajian guru. Dapat pula guru menyediakan lembaran-lembaran berisi hal-hal penting untuk acuan yang dapat langsung mereka pakai. Guru dapat pula memberikan lembaran kerja mengenai pokok bahasan yang sedang disajikan, lalu siswa diminta mengisi suatu isian berupa garis besar tentang bahan ajar itu. Bentuknya dapat berupa menyelesaikan diagram, menuliskan jawaban berbagai pertanyaan, memecahkan masalah, dan menerapkan bahan ajar dan konsep selama penyajian berlangsung. Siswa dapat pula diminta mengerjakan latihan atau ujian kecil yang dapat diperiksa sendiri oleh siswa yang mencakup bahan yang disajikan.

Kegiatan berpikir lain

Pada jenis tingkatan ini guru dapat mendorong siswa berpikir bersamanya dengan membantu menjawab pertanyaan retorik atau pertanyaan langsung dan memecahkan masalah yang diajukan oleh guru atau siswa lain. Siswa juga dapat diminta oleh guru untuk merumuskan pertanyaan mereka sendiri yang berhubungan dengan bahan yang sedang disajikan yang akan digunakan saat bekerja bersama kelompoknya nanti.
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...